Minggu, 04 Desember 2011

Sistem manajemen konten



Sistem manajemen konten (Inggris: content management System, disingkat CMS), adalah perangkat lunak yang memungkinkan seseorang untuk menambahkan dan/atau memanipulasi (mengubah) isi dari suatu situs Web. Umumnya, sebuah CMS (Content Management System) terdiri dari dua elemen:
  • aplikasi manajemen isi (Content Management Application, [CMA])
  • aplikasi pengiriman isi (content delivery application [CDA]).
Elemen CMA memperbolehkan si manajer isi -yang mungkin tidak memiliki pengetahuan mengenai HTML (HyperText Markup Language)-, untuk memenej pembuatan, modifikasi, dan penghapusan isi dari suatu situs Web tanpa perlu memiliki keahlian sebagai seorang Webmaster. Elemen CDA menggunakan dan menghimpun informasi-informasi yang sebelumnya telah ditambah, dikurangi atau diubah oleh si empunya situs web untuk meng-update atau memperbaharui situs Web tersebut. Kemampuan atau fitur dari sebuah sistem CMS berbeda-beda, walaupun begitu, kebanyakan dari software ini memiliki fitur publikasi berbasis Web, manajemen format, kontrol revisi, pembuatan index, pencarian, dan pengarsipan.
Perangkat lunak CMS
Pemanfaatan CMS:
  • Situs web perusahaan, bisnis, organisasi atau komunitas.
  • Portal
  • Galeri foto
  • Aplikasi E-Commerce.
  • Mengelola website pribadi / blog.
  • Situs web pembelajaran daring (Inggris: e-learning)
  • Dan lain-lain.
Salah satu jenis perangkat lunak CMS.
Joomla! adalah Sistem manajemen konten (SMK atau CMS) yang bebas dan terbuka (free opensource) ditulis menggunakan PHP dan basisdata MySQL untuk keperluan di internet maupun intranet. Joomla pertamakali dirilis dengan versi 1.0.0. Fitur-fitur Joomla! diantaranya adalah sistem caching untuk peningkatan performansi, RSS, blogs, poling, dll. Joomla! menggunakan lisensi GPL.
Asal kata Joomla sendiri berasal dari kata Swahili yang mengandung arti "kebersamaan".
Prinsip Dasar Joomla
Secara garis besar dan gamblang, Joomla! terdiri dari 3 elemen dasar, yaitu server web (webserver), skrip PHP dan basisdata MySQL. Server web diasumsikan terhubung dengan Internet/Intranet yang berfungsi sebagai penyedia layanan situs. Skrip PHP terdiri dari kode program dalam bahasa PHP dan basisdata merupakan tempat penyimpanan konten. Joomla menggunakan Apache sebagai server web dan MySQL untuk basisdatanya.
Pertamakali, pengguna meminta akses terhadap halaman Joomla dengan mengeksekusi URL pada browser web yang kemudian terhubung dengan server web. Permintaan ini yang dalam istilah teknis lebih dikenal dengan query string selain terdapat URL juga mengandung parameter konten (section, category, ID article dan lain-lain). Berdasarkan parameter tersebut, sistem skrip Joomla melakukan kontak dengan basisdata dan mengambil konten yang dimaksud berdasarkan parameternya. Terakhir, konten dan templat (template) digabung bersama dan kembali sebagai halaman html, gambar, css dan javascript.
Paket Joomla! terdiri dari beberapa bagian yang terpisah dan termodul yang sangat fleksibel, dapat dengan mudah dikembangkan dan diintegrasikan. Sebagai contoh "plugins" WikiBot yang memperbolehkan penulis di Joomla menggunakan "Wikitags" pada bagian artikel yang fungsinya secara otomatis membuat pranala dinamis ke artikel Wikipedia pada saat ditampilkan. Ada lebih tersedia 1,700 "plugins" yang secara resmi didelegasikan oleh OpenSourceMatters tersedia di http://extensions.joomla.org/ dan saat ini secara resmi dipindahkan ke http://joomlacode.org dengan dukungan server yang lebih lengkap.
Riwayat Joomla
Pada tanggal 17 September 2005, diluncurkan Joomla versi awal yaitu 1.0.0 yang merupakan versi alias dari Mambo 4.5.2.3 yang dikembangkan oleh "Pengembang Inti Mambo hingga Agustus 2005" yang hengkang dari Mambo.
Pemimpin Tim saat itu Andrew Eddie yang dikenal dengan sebutan "MasterChief" menulis surat terbuka di komunitas dan diumumkan di forum mamboserver.com. Tim pengembang kemudian membuat situs OpenSourceMatters untuk mendistrubusikan informasi ke pengguna, pengembang, desainer web dan komunitas lain pada umumnya.
Perkembangan Joomla berawal dari Joomla 1.0.0 sampai dengan tahap yang luar biasa yaitu Joomla 1.0.15. Namun seiring dengan perkembangan versi Joomla 1.0.x ini, sekitar tahun 2007 telah dimulai pengembangan Joomla 1.5.x yang memiliki beberapa persamaan dan perbedaan yang cukup signifikan. Saat ini Joomla 1.5.x telah mencapai pada tahap Joomla 1.5.20.Untuk versi Joomla 1.6 sudah pada tahap versi beta dan dapat diunduh di www.joomla.org. Semakin baru versi Joomla memiliki penyempurnaan dari versi-versi sebelumnya.
Masing-masing punya daya tarik tersendiri, Joomla 1.5.9 menawarkan nuansa baru dan lebih modern termasuk dalam systemya. Sedangkan Joomla 1.0.15 lebih stabil dan terdukung oleh banyak aplikasi dan developer.

Berikut perkembangan versi Joomla sampai dengan saat ini :
No.
Versi
Tanggal Diluncurkan
Nama Kode
1.
1.0.0
17 September 2005
Sunrise
2.
1.0.1
21 September 2005
Sunburst
3.
1.0.2
2 Oktober 2005
Sunset
4.
1.0.3
14 Oktober 2005
Sunlight
5.
1.0.4
21 Nopember 2005
Sundial
6.
1.0.5
24 Desember 2005
Sunspot
7.
1.0.6
15 Januari 2006, 16:00
Sunscreen
8.
1.0.7
15 Januari 2006, 21:00
Sunburst
9.
1.0.8
26 Februari 2006
Sunshade
10.
1.0.9
5 Juni 2006
Sunshine
11.
1.0.10
26 Juni 2006
Sundown
12.
1.0.11
29 Agustus 2006
Sunbow
13.
1.0.12
25 Desember 2006
Sunfire
14.
1.0.13
2007
Sunglow
15.
1.0.14
2008

16.
1.0.15
2008

15.
1.5 Stable
22 Januari 2008
Khepri
17.
1.5.1
08 February 2008
Seenu
18.
1.5.2
23 March 2008
Woi
19.
1.5.3
24 April 2008
Vahi
20.
1.5.4
08 July 2008
Naiki
21.
1.5.5
28 July 2008
Mamni
22.
1.5.6
12 August 2008
Vusani
23.
1.6
10 Januari 2011

24.
1.6.1
07 Maret 2011

25.
1.6.2
14 April 2011

26.
1.6.3
18 April 2011

27.
1.7
19 Juli 2011

Seperti yang disampaikan oleh Pihak Pengembang Inti Joomla, Joomla 1.0.x akan berakhir pada Joomla 1.0.15. Tidak ada support dan pengembangan selanjutnya. Dan mereka akan berkonsentrasi pada Joomla 1.5.x
Joomla secara terus menerus dikembangkan melalui berbagai aktivitas oleh komunitas yang sangat aktif dan tertarik dengan sistem ini.

Cara Menginstall joomla.
Bukan hal yang sulit menginstal joomla! di PC lokal, terutama apabila di PC/Laptop yang digunakan sudah terinstall Web Server, PHP, dan MySQL.
Cukup download software Joomla!, letakkan di folder web, extract file Joomla! tersebut, aktifkan web server dan mySQL, lalu akses folder web menggunakan browser, ikuti petunjuk install di layar, dan ... selesai, Anda telah memiliki website Joomla!. Selanjutnya tinggal kreatifitas yang "bermain" untuk mendapatkan website yang lebih indah dan informatif buat pengunjung. Mudah bukan?
Berikut akan dijelaskan cara install Joomla! versi 1.5.x di PC lokal (stand alone);
Saat tulisan ini dibuat, versi terakhir Joomla! 1.5.x sudah mencapai versi 1.5.22. Sebelum memulai, pastikan sudah mendownload Joomla! Full Package versi terakhir di menu Download atau langsung di http://www.joomla.org/download.html:
  1. Buat sebuah folder, di folder htdocs, yang menggambarkan isi Website,; folder htdocs berada pada directory yang Anda tentukan ketika menginstall XAMPP sebelumnya, Misalkan di C:\XAMPP\. Nama folder bebas bisa apa saja, tetapi sebaiknya yang menginformasikan isi website, misal: otomotif,
  2. Copy file Joomla! Full Package versi terakhir (saat ini, Joomla_1.5.22-Stable-Full_Package.ZIP) ke folder yang sudah dibuat tadi (otomotif),
  3. Extract file Joomla_1.5.22-Stable-Full_Package.ZIP tersebut menggunakan WINZIP atau WINRAR,
  4. Aktifkan XAMPP, khususnya Service Web Server dan MySQL,
  5. Jalankan browser dan akses folder web yang sudah dibuat dengan mengetikkan alamat http://localhost/nama_folder, pada contoh ini adalah http://localhost/otomotif,
  6. Selanjutnya browser akan menampilkan halaman Joomla! Web Installer. Ikuti langkah 7 s/d 13 berikut ini untuk mulai menginstall website Joomla!:
  7. Language: Pilih bahasa yang paling dipahami sebagai interface selama proses install. Klik tombol NEXT di pojok kanan atas untuk melanjutkan,
  8. Pre-installation check: pada langkah ini terdapat dua hal yang dilakukan pengecekan, yaitu Spesifikasi Minimum dan Daftar Rekomendasi. Spefisikasi minimum harus terpenuhi untuk dapat menjalankan website Joomla! (Jommla! tidak dapat berfungsi apabila ada yang tidak sesuai spesifikasi minimum), sedangkan Daftar Rekomendasi diperlukan untuk mengoptimalkan Joomla! (Joomla! masih tetap berfungsi meskipun ada yang tidak sesuai rekomendasi), lanjutkan dengan meng-klik tombol NEXT di pojok kanan atas,
  9. License: Joomla! adalah Open Source dan Free, meskipun demikian terdapat ketentuan yang perlu disepakati dalam penggunaannya. Silahkan dibaca, lanjutkan dengan meng-klik tombol NEXT di pojok kanan atas,
  10. Database Configuration: Joomla! adalah CMS yang menggunakan mySQL sebagai database. Beberapa informasi yang diperlukan pada konfigurasi database Joomla! adalah Host Name (isikan localhost), User Name (isikan username default pada PC lokal, yaitu root), Isikan password (kosongkan; default pada PC lokal adalah tanpa password), dan Database Name (isi sebagai identitas database, misal DBotomotif. Lanjutkan dengan meng-klik tombol NEXT di pojok kanan atas,
  11. FTP Configuration: FTP memungkinkan User untuk mengelola file website menggunakan software. Untuk pengelolaan file web di PC lokal, abaikan saja pilihan ini, lanjutkan dengan meng-klik tombol NEXT di pojok kanan atas,
  12. Main Configuration: Pada langkah ini Anda diminta mengisikan informasi awal website Joomla! yaitu Nama Website, alamat e-mail, dan password admin (password admin diperlukan pada saat masuk ke halaman Administrator untuk mengelola website). Lanjutkan dengan meng-klik tombol NEXT di pojok kanan atas,
  13. Finish: Langkah terakhir yang harus dilakukan adalah menghapus folder INSTALLATION yang terletak di folder website Anda, c:\xampp\htdocs\otomotif. Setelah menghapus folder INSTALLATION, lanjutkan dengan meng-klik tombol SITE di kanan atas untuk melihat tampilan awal website Anda. Sampai di sini... Selamat! anda telah memiliki website Joomla! sendiri.
Semoga Bermanfaat.

Selasa, 08 November 2011

Berikut ini contoh program penanganan event terkait mouse. Terdapat dua listener terkait dengan event mouse yaitu MouseListener dan MouseMotionListener.
Berikut ini tampilannya:
contoh-program-mouse-event-java

Lihat source code program ini »

Java, Java Swing
0

Window Event di Java

Contoh program berikut ini memberikan contoh bagaimana penanganan event di dalam window. Event akan aktif saat window diubah ukurannnya, diclose, aktif, dan sebagainya. Listener yang digunakan dalam contoh program ini adalah WindowListener, WindowFocusListener dan WindowStateListener.
Berikut ini tampilannya:
contoh-program-window-event-java

Lihat source code program ini »

Java, Java Swing

Class Painter: Menggambar dengan Mouse di Java

Class Painter dapat digunakan untuk membuat program kecil yang membentuk garis dengan mouse (saat mouse di-drag).
Berikut ini tampilannya:
contoh-program-painter-java

Lihat source code program ini »

Java, Java Swing
0

Contoh Program KeyEvent di Java

Berikut ini contoh program Java untuk mendemonstrasikan bagaimana penanganan event terkait tombol. Program akan mendeteksi penekanan setiap tombol keyboard. Class Listener yang digunakan adalah KeyListener yang memiliki 3 (tiga) buah method abstract keyTyped(), keyPressed() dan keyReleased().
Berikut ini tampilannya:
contoh-program-key-event-java

Lihat source code program ini »

Java, Java Swing
0

Contoh Program Event Handling di Java (3)

Pada contoh berikut ini ditambahkan window konfirmasi saat tombol exit ditekan.
Berikut ini tampilannya:


Lihat source code program ini »

Java, Java Swing
1

Contoh Program Event Handling di Java (2)

Contoh program berikut ini pada dasarnya sama dengan contoh program sebelumnya. Hanya saja pada contoh kali ini, ditambahkan tombol Exit yang jika diklik program akan keluar.
Berikut ini tampilannya:

Berikut ini programnya:
01import java.awt.*;
02 
03import java.awt.event.*;
04 
05import javax.swing.*;
06 
07public class ClickMe2 extends JFrame {
08 
09    private JButton tombol, btnExit;
10 
11    public ClickMe2() {
12 
13        super ("Event Handling");
14 
15        Container container = getContentPane();
16 
17        container.setLayout(new FlowLayout());
18 
19        ClickListener cl = new ClickListener ();
20 
21        tombol = new JButton ("Click Me!");
22 
23        tombol.addActionListener(cl);
24 
25        container.add(tombol);
26 
27        btnExit = new JButton ("Exit");
28 
29        btnExit.addActionListener(cl);
30 
31        container.add(btnExit);
32 
33        setSize (200,100);
34 
35        setVisible (true);
36 
37    }
38 
39    public static void main (String arg[]) {
40 
41        ClickMe2 test = new ClickMe2();
42 
43        test.setDefaultCloseOperation(JFrame.EXIT_ON_CLOSE);
44 
45    }
46 
47    //inner class
48 
49    private class ClickListener implements ActionListener {
50 
51        public void actionPerformed (ActionEvent e) {
52 
53            if (e.getSource() == tombol) {
54 
55                JOptionPane.showMessageDialog(null, "You click me again, guys !!!");
56 
57            } else if (e.getSource() == btnExit){
58 
59                JOptionPane.showMessageDialog(null, "See you, guys !");
60 
61                System.exit(0);
62 
63            }
64 
65        }
66 
67    }
68 
69}
Selamat mencoba, semoga bermanfaat
Java, Java Swing
0

Contoh Event Handling di Java

Event Handling merupakan konsep penanganan suatu action yang terjadi. Jadi suatu program akan berjalan saat sesuatu terjadi, misalnya saat tombol diklik, saat combo box dipilih dan sebagainya. Java memiliki beberapa jenis Event Handling, salah satunya adalah class ActionListener yang menangani aksi terhadap tombol. Berikut ini contoh programnya:
Tampilan:
contoh-program-event-handling-java

Lihat source code program ini »

Java, Java Swing
1

Contoh Program Message Dialog di Java

Contoh program berikut ini menampilkan jenis-jenis window pesan di Java. Window pesan (message dialog) antara lain bertipe warning message, information message, confirmation message, dan juga input message. Class yang digunakan adalah class JOptionPane.
Berikut ini tampilannya:
contoh-program-message-dialog-java

Lihat source code program ini »

Java, Java Swing

Contoh Program Tabbed Panel di Java

Contoh program berikut ini mendemonstrasikan bagaimana membuat panel-panel dalam bentuk Tab di java. Class yang digunakan adalah JTabbedPane.
Berikut ini tampilannya:
contoh-program-tabbed-java

Lihat source code program ini »

Java, Java Swing
1

Contoh Program Internal Frame di Java

Berikut ini contoh program sederhana untuk membuat InternalFrame di Java. Internal Frame merupakan frame internal (di dalam frame utama). Dengan kemampuan ini, kita dapat membuat banyak window (multi-wind